Jumat, 21 Maret 2014

NASEHAT SYAIKH ABDUL QODIR JAILANY RA

Dalam kitab Tafriikhu Al-Khathir hal 57-58 para ulama sama berkata:
Ketika sudah dekat wafatnya Syaikh ra. Malaikat ‘Izrail as. datang membawa surat yang diamplop dari Allah SWT untuk kanjeng syaikh. Waktunya hadir disaat terbenamnya matahari.
Tulisannya surat begini:

يصل هذا المكتوب من المحب الي المحبوب

Yang artinya surat ini dari zdat yang mengasihi disampaikan kepada wali yang dikasihi.
Kemudian surat tersebuta diterima oleh anaknya yang bernama Sayyid ‘Abdul Wahab, setelah putrnya menerima surat kemudian masuk ke dalam bersama dengan Malaikat ‘Izrail as. tadi, kemudian surat diberikan kepada syaikh. Namun sebelum surat diberikan, kanjeng syaikh sudah paham jika syaikh akan dipindah kea lam yang mulia / ‘ulwy. Saat itu syaikh terlihat sangat ceria wajahnya, kemudia berdo’a kepada Allah meminta pengampunan kepada murid-muridnya ( orang yang sudah ba’iat thariqah qadiriyah naqsabandiyah) dan kepada Muhibbin (orang yang sangat mencintai kepadanya) walaupun hanya membaca manaqibnya terus menerus, dan juga kepada Mukhlishin (orang-orang yang sangat mencintai kepada kanjeng syaikh dengan khidmah juga ikhlas), syaik juga berberjanji kepada ketiga golongan tadi akan memberikan syafa’at di hari qiyamah.
Kemudia syaikh sujud kepada Allah disitu ada suara yang memanggil begini:

ياايتها النفس المطمئنة ارجعى الى ربك راضية المرضية

Kemudian alam nasut sama menangis dan alam malakut sama gembira bertemu dengan ruhnya kanjeng syaikh.
Wasiatnya syaikh kepada para manusia sangat banyak, diantaranya:

  1. Taqwa kepada Allah, taat kepadaNya, taat kepada Rasul dan Ulil Amri yaitu orang-orang dari mereka para Ulama yang mengamalkan ilmunya
  2. Selalu menjalankan syari’at
  3. Menjaga beberapa batasan syari’at
  4. Bergantung kepada Alquran
  5. Berpegang kepada al-Hadist juga al-Ijma’ para ulama
  6. Harus selamat dadanya
  7. Harus dermawan dan memberikan pemberian
  8. Harus meninggalkan keras kepala
  9. Tidak boleh menyakitkan hati orang lain
  10. Meninggalkan teman-teman yang terjerumus
  11. Mengagungkan para guru
  12. Harus berbudi pekerti yang baik jika bertemu kepada para ikhwan
  13. Mencari kebaikan kepada orang-orang yang kecil dan yang besar
  14. Meninggalkan perdebatan, kecuali dalam urusan agama.
  15. Jukalau berteman dengan orang fakir / orang awam yang ahli suluk / ahli thariqah almu’tabarah jangan sampai memulai ilmu perdebatan, tapi harus memulai dengan kasih sayang. Tingkah lakunya harus halus jangan sampai kasar. Karena ilmu tadi meresahkan orang, jika berlaku dengan halus / kasih sayang maka akan menenteramkan orang tadi.
  16. Ridlo
  17. Sabar
  18. Harus memberikan isyarat jika akan berbicara atau melarang jangan sampai terlanjur berbicara atau menghina orang-orang yang akan diajak bicara di muka umum.
  19. Ikhlas (tidak melihat makhluk tapi melihat yang membuat makhluk (Khaliq))
  20. Sopan santun
  21. Baik budi pekertinya
  22. Bersih hatinya
  23. Legowo (tidak gampang putus asa)
  24. Mengagungkan orang yang mulia karen ilmu dan amalnya, belas kasihan kepada orang yang di bawahnya.

Masih banyak wasiatnya tapi saya sebutkan secara ringkas saja. Semoga bermanfaat sampai hari Qiyamat. aamiin

Posting Komentar