Sabtu, 08 Maret 2014

LAKI2 SEJATI ITU BAGAIMANA?

Seorang Remaja bertanya pada Ibunya
Wahai ibu, ceritakan padaku tentang Laki-laki sejati
sang ibu tersenyum dan menjawab,


Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar
tetapi dari KASIH SAYANG nya pada orang sekitar

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang
tetapi dari KELEMBUTAN nya dalam mengatakan kebenaran

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyak orang yg mengelilinginya
tetapi dari SIKAP BERSAHABATNYA pada orang2 susah, orang2 terlantar, kaum dhuafa

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat bekerjanya
tetapi bagaimana dia DIHORMATI didalam rumahnya

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulanNYA
tetapi dari SIKAP BIJAKNYA dalam memahami setiap persoalan

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang
tetapi dari HATINYA DIBALIK ITU.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memujanya
tetapi dari KOMITMENT terhadap wanita yang dicintainya

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari tegak punggungnya diatas panggung
tetapi dari dari komitmennya menjaga sujud demi sujudnya

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan dipundaknya
tetapi dari TABAHNYA ia menjalani liku-liku kehidupan

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari sekeren apa cita2 karir masa depannya
tetapi lebih dari itu, cita2nya dimulai dari yg hari ini jauh sampai kehidupan akhirat

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari sepintar apa otaknya
tetapi juga hati yang bijak dan peka merasa

Laki-laki sejati tidak dilihat dari sehebat apa rayuannya dalam memuji wanita yang dicintainya
tetapi juga yang dapat menuntun wanita yg dicintainya dalam kebenaran dan kesabaran

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Qur'an
tetapi dari KONSISTENSI DIA dalam menjalankan apa yang ia baca.

Setelah itu ia kembali bertanya "siapakah yang dapat memenuhi kriteria seperti itu
ibu?" sang ibu memberinya buku dan berkata "pelajari tentang dia" ia pun mengambil buku yg tertulis "MUHAMMAD" di sampul bukunya.

Lalu ia bertanya lagi "Ini terlalu berat ibu, beliau Rasulullah adalah insan al kamil, manusia sempurna, siapakah yang bisa meniru beliau 100%?"

Sang Ibu menjawab lagi "Jika kau tak bisa meniru sepenuhnya paling tidak separuhnya, jika tidak juga cukup seperempatnya, jika tidak juga, mungkin dari bilangan yg lebih kecilnya, jika tidak juga maka berusahalah untuk mencintainya, dengan begitu Insya Allah, Allah akan membimbing hatimu"
sumber: Facebook

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda untuk menambah silaturahim.