Jumat, 15 Februari 2013

MOTIVASI DIRI ANDA II


ARTI SEBUAH KEMENANGAN

 Kemenangan bukanlah hanya ketika kita berhasil mengalahkan lawan di suatu pertandingan. Dan, bukan hanya ketika kita berhasil mencapai prestasi terbaik. Bahkan, bukan hanya ketika kita berhasil mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup ini Tapi,
kemenangan adalah saat di mana kita dapat melawan suatu kegagalan. Saat di mana kita dapat mengatasi musibah. Saat di mana kita dapat bangkit dari suatu keadaan yang menyedihkan.Dan, saat di mana kita merasa sangat terpuruk namun kita mampu berjuang menghancurkan semua cobaan itu
Kemenangan adalah saat di mana kita dapat menjadikan itu semua sebagai pertanda betapa sayangnya Sang Maha Pencipta kepada kita. Saat dimana kita menyadari betapa kita dapat belajar banyak dari semua kegagalan yang kita alami.Dan, kemenangan adalah saat di mana kita melangkah begitu mantap dan yakin bahwa kita begitu hebat untuk sekedar melawan suatu kegagalan kecil. Saat dimana kita dapat mengalahkan diri kita sendiri, sehingga kadang-kadang kita merindukan sebuah kegagalan. Karena kegagalanlah yang membuat kita sadar di mana kita berada.

DISIPLIN SEBAGAI PENENTU SUKSES

Sukses adalah hasil dari berbagai aspek seperti kerja keras, kepandaian, rencana dan
pelaksanaan yang hati-hati, serta, sedikit keberuntungan. Di samping itu, sukses juga
ditentukan oleh displin atau tidaknya seseorang meraih segala sesuatu dan 'meletakkan sesuatu
di tempat yang layak'.

Tanpa disiplin, seseorang tak akan mampu menyelesaikan segala apa yang telah direncanakannya.
Dia tak akan mampu melakukan sebuah strategi secara berkesinambungan untuk meraih tujuan jika
tidak punya disiplin. Disiplinlah yang membuat kita berada on track, tak peduli seberapa berat
yang dihadapi. Orang yang disiplin tahu apa saja yang perlu dilakukan dan berfokus pada hal itu.

Dimulai pagi hari 
Sebetulnya, disiplin tidak usah dibicarakan terlalu muluk. Secara sederhana, sejak pagi dimulai,
kedisiplinan tanpa sadar sudah menyertai. Bangun pukul sekian, mandi, kemudian berangkat dari
rumah, adalah contoh kecil tentang disiplin. 

Banyak orang sukses akan setuju bila faktor disiplin disertakan sebagai salah satu resep
keberhasilan mereka. Bila kita bangun dengan kaki yang salah misalnya, sebagai akibatnya
kita merasa tidak enak badan, bisa dipastikan bahwa hari itu kita akan lebih tidak produktif
ketimbang hari-hari di mana segala sesuatunya berjalan lancar. 

Kiat penting untuk mengoptimalkan pagi hari adalah dengan membuat semacam rutinitas kecil.
Bangunlah di waktu-waktu yang sama - misalnya pukul 5-6 pagi (bukannya bisa bangun jam lima,
bisa juga jam sepuluh nanti), dan kerjakan hal-hal kecil yang efisien, seperti menyiapkan
pakaian, atau memanaskan mobil, dan sebagainya. Jangan lupa pula sarapan pagi untuk memberi
energi. 

Optimalkan waktu kerja 
Disiplin tak terlepas dari optimalisasi waktu kerja. Kalau di waktu kerja kita cenderung
bermalas-malasan, menunda pekerjaan, dan sebangsa, kapan kesuksesan itu bakal muncul?
Singgah saja pun jangan-jangan tak sudi. 

Untuk itu, agar kedisiplinan kita berjalan teratur, buatlah daftar tugas setiap hari.
Kita bisa membaginya dalam beberapa periode, tergantung dari rutinitas atau proyek yang
sedang dikerjakan. 

Dengan menuliskan manajemen waktu, kita bisa membayangkan segala tujuan, dan kemudian
mengukur efisiebsi kerja kita sendiri. Selain itu, kita juga bisa tahu sebanyak apa kerja
yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek tertentu. Dengan melihat hasilnya, kita
juga bisa tahu apakah target yang kita tentukan itu gagal atau tidak. Kalau iya, apakah hal
itu disebabkan rencana yang tidak layak, atau karena terinterupsi oleh orang lain, atau
karena kita sendiri yang tidak disiplin mengerjakan tugas sesuai jadwal. 

Seberapa lama ketahanan tubuh? 
Setiap orang tentu punya ketahanan tubuh yang berbeda-beda. Ada orang yang tahan bekerja di
depan komputer sampai 8-10 jam, ada juga yang tidak. Ukurlah hal ini, lalu terapkan pada daftar
tugas. 

Misalnya, kalau kita tahu bahwa kita cuma tahan bekerja selama lima jam saja pada hari
Jumat - karena harus ke mesjid atau kita sudah terlalu bosan di kantor, maka optimalkan
saja kerja lima jam itu. Jam kerja lainnya kita isi dengan kegiatan yang menghibur. Sebab,
kalau dipaksakan bekerja sampai 10 jam misalnya, tapi hanya dengan 50% kapasitas kita, itu
cuma buang-buang waktu. 

Pikiran sehat terdapat dalam tubuh yang sehat 
Ini sudah jelas ada dalam buku sekolah anak SD. Dan tak usah diperdebatkan lagi,
bila kondisi fisik kita prima, kita juga akan bekerja lebih baik ketimbang ketika kita sakit.
Karena itu, jagalah selalu kesehatan. 

Seimbangkan kerja dengan hiburan 
Catat bahwa kerja hanyalah satu bagian dalam hidup kita. Bila kita meninggalkan kantor,
tinggalkan. Jangan bawa dalam pikiran kita, karena seharusnya bagian lain dalam hidup kita
yang mengambil alih. Untuk itu, cobalah berdisiplin untuk membagi segala sesuatunya dengan layak. 

Sukses bukan cuma di karir saja, tapi dalam kehidupan pribadi kita sendiri.
Di sinilah disiplin mengelola hidup kita akan memberikan hasil. Percayalah, hidup ini jauh
lebih bermakna ketimbang sekadar mencari uang. (hannie k.wardhanie)
Posting Komentar