Rabu, 25 April 2012

HUMORIA LA LA LA LA LA LA LA


SERI HUMOR.

BIAR HIDUP LO LEBIH HIDUP

1. Komentar Pramugari Setelah Di Pecat

“Aku sangat kesal sama bos kita”, kata pramugari yang baru saja dipecat dari pekerjaaannya. “Kenapa” kata temannya yang sepropesi,“masak aku hanya melarang anak kecil berlarian di pesawat saja bisa kena pecat”, katanya sambil kesal. “Kamu bilang apa sama anak kecil itu” jawab temannya. “aku bilang, heh…heh…nak jangan berlarian di dalam persawat, sana di luar saja” begitu kataku, “hah…” kata temannya.

2. Kuda Ajaib

Kakek Badung mempunyai seokor kuda, kuda tersebut bukanlah kuda biasa.

Karena tidak sembarangan orang bisa mengendarainya.

Hanya kakek Badung yang tahu mantranya.


Sewaktu Badung bertanya kepada kakeknya tentang mantra untuk mengendarai kuda itu, kakeknya tidak mau memberitahunya. Kekeknya terkenal dengan orang yang pelit tetapi pelupa.

Secara diam-diam dia melihat setiap hari sewaktu kakeknya sedang mengajak kudanya untuk jalan-jalan. Setelah cukup lama dia teliti maka di dapatkannya suatu mentra yaitu bila ingin menjalankannya ucapkanlah alhamdulillah dan bila ingin menyetopkannya ucapkanlah astafirullah hulazim”.

Keesokan paginya Badung bangun paki-pagi sekali saat kakeknya sedang tidur lelap, karena dia ingin langsung mencoba mantra yang rahasia itu. Ia segera menaiki kuda tersebut dan mengucapkan alhamdulillah, kuda tesebut langsung jalan, begitu terkejutnya si Badung karena dia baru pertama kali mengendarai kuda milik kakeknya itu.

Badung sudah tidak sabar ingin mencoba kecepatan kuda milik kakeknya, dia lalu mengucapkan alhamdulillah-alhamdulillah banyakbanyak, akhirnya kuda tersebut lari dengan sangat kencang, tanpa di sadarinya di telah merusak kebun milik Pak Saiful yang baru akan ditanami bibitnya.

seekor kuda berlari

Melihat hal ini Pak Saiful marah di langsung mengendari Jib miliknya dan Mengendarainya dengan kencang. Si Badung yang melihat Pak Saiful yang mengejarnya, langsung gemetaran sampai-sampai dia lupa mantra untuk memberentikannya. Tepi jurang tinggal sedikit lagi, Badung bingung harus mengucapakan apa, dia lupa mantra untuk memberentikan kuda itu.

Sewaktu kaki kuda pas di ujung tebing Badung pun mengucapakan astafirullah hull azim, kudapun dengan segeranya langsung berhenti,Badungpun mengucapkan syukur alhamdulillah, kuda tadi langsung






3. Penjual Obat

Suatu hari ada seorang penjual obat yang sedang mempromosikan obat bawaannya. Dia berkata “Obat-obat ini obat mujarab semua penyakit bisa hilang, semua penyakit bisa hilang, ini obat luar biasa, ini obat benarbenar mujarab, ini obat bukan sembarang obat, ini obat dewa, benarbenar mujarab”.

Sambil mengangkat-angkat obat yang di bawanya di terus berbicara “Apa pun penyakitnya pasti bisa hilang, sakit panu, panunya hilang, sakit pusing, pusingnya hilang, ketombe, kutu semuanya bisa hilang, cukup
diuleskan semuanya pasti hilang, leyap tak bersisa.

Setelah banyak berbicara panjang lebar, banyak orang-orang yang berkumpul mengelilinginya, samikin-lama semakin banyak.Terus-menerus dia mengucapkan hal itu “semua penyakit bisa hilang, semua penyakit
bisa hilang”.

Akhirnya ada sesorang yang bertanya kepada si penjual obat “Kalau sakit mata bagaimana ?” tanpa berpikir panjang si penjual obat langsung menjawab “matanya hilang…”. Mendengar hal tersebut orang yang bertanya tadi lari terbirit-birit meninggalkan tempat tukang obat tersebut, dan semua orang berkumpul tersebut pada berlarian ketakutan, karena diantara mereka ada yang sakit kepala, pinggang, kaki. Mereka semua pada takut, takut kalau organ tubuh mereka yang sakit jadi hilang, kan repot kalau kepala, pinggang, dan kaki mereka hilang, lenyap tak bersisa.



SELAMAT MENIKMATIiiiiiiiiiiiiiiiiii
Posting Komentar