Kamis, 08 Maret 2018

WALI PAIDI IX

Wali Paidi berpenampilan lain dari biasanya, dia tampil gaul sekali, memakai sepatu unkl347, celana jeans pensil airplane system, dan kaos merk spilis infection, walaupun semua pakaiannya ini pemberian dari adik mas kiai mursyid yang kebetulan buka toko pakaiandistro…..
dan dengan memakai kaca mata BL hitam invictus , Wali Paidi berangkat untuk memenuhi undangan mas kiai mursyid dalam rangka tasyakuran dan pembukaan toko onderdil barunya yang mana semua barangnya lansung didatangkan dari luar negeri, mas kiai mursyid ini kalau bisnis memang tidak mau setengah2 , sekali terjun beliau langsung menyelam sekalian

sekitar jam 09:00 pagi Wali Paidi sudah sampai ditoko mas kiai mursyid, tampak terop yang mewah yang tidak begitu besar berada di depan toko, dibawah terop sudah berjajar rapi kursi yang terbungkus kain putih yang sebagian besar sudah terisi, di depan terop ada geladak kecil yang juga tertutup kain putih yang diatasnya ada karpet merah yang disebelah kirinya ada piano semacam elektone, music barat slowrock berkumandang mulai awal acara, yang unik, ada sebagian tamu yang datang memakai kopyah dan sarung sedang tamu lainnya berpaikan ala executive muda, memang mas kiai mursyid ini mengundang seluruh pelaku bisnis didalam kota dan sebagian dari luar daerah, mas kiai mursyid ini menyeting acara pada pembukaan tokonya ini dengan model seperti acara pembukaan toko onderdil pada umumnya tidak seperti acara yang biasa dilakukan seorang kiai di kalangan pesantren apalagi mas kiai ini adalah seorang mursyid.

Wali Paidi tidak lansung duduk ditempat acara, tapi langsung menuju dapur umum mecari kopi, setelah dapat kopi Wali Paidi duduk di podjok toko, mengeluarkan sebatang rokoknya sambil menunggu kedatangan mas kiai mursyid, sambil menyedot rokok mastna wastulasa warruba’ Wali Paidi mengawasi semua temu yang datang, Wali Paidi tersenyum kecil ketika melihat kekikuk an para tamu yang memakai kopyah dan sarung itu, mereka tampak rikuh duduk dikelilingi para tamu yang berpenampilan beda dari mereka dan di tempat yang acaranya tidak di duga oleh mereka sebelumnya,

dari arah belakang datanglah seorang pemuda yang penampilannya seperti Wali Paidi ini, mengahampiri dan duduk disamping wali paidi, pemuda ini adalah adik mas kiai mursyid.

‘’ udah lama kang..’’tanya pemuda ini setelah mrk bersalaman

‘’ gak, barusan aja dating…” jawab wali paidi

Sebelum Wali Paidi bertanya soal tamu yang berkopyan dan sarungan itu, adik mas kiai mursyid ini sudah menjelaskan kpd Wali Paidi tetang mereka

‘’ anu kang..sebenarnya mas kiai mursyid meminta bantuan kepada kiai akhmad untuk mendatangkan santri – santrinya untuk datang kesini guna membantu bagian akomodasi (bagian angkat2 meja) tapi terjadi salah paham, ternyata yang dikirim kiai ahmad kesini adalah para ustads dan penggede2 thoriqoh, dikiranya mas kiai mursyid mengadakan acara kumpulan thoriqoh, jadinya ya seperti ini hehehe…” adik mas kia mursyid menjelaskan kpd wali paidi

“ oh..begitu tho ceritanya…” jawab wali paidi

Tidak lama kemudian datanglah mas kiai mursyid dengan bercelana jeans di iringi cewek2 cantik yang berpakaian minim, tampak seksi2 dan mulus2…..mereka ini para sales promotion girl yang didatangkan mas kiai mursyid untuk mengisi diacara pembukaan tokonya ini

Para tamu bertepuk tangan menyambut kedatangan mas kiaimursyid ini, kecuali para tamu yang berkopyah dan sarungan , mereka hanya melongo dan terheran-heran melihat tingkah dan gaya mas kiai mursyid ini, memakai jeans dan dikelilingi cewek2 cantik…..dihati sebagian para penggede2 thoriqoh ini mulai timbul keraguan atas kemursyidan mas kiai ini, dan memang para penggede2 thoriqoh ini sebagian besar dulunya adalah murid abahnya…

Setelah acara ceremonial dimulai dan peresmian atas dibukanya toko onderdil ini sudah dilakukan tibalah waktu hiburan, music mulai mengalun lagi dan yang lebih menggeparkan, mas kiai mursyid ini tampil di panggung mini berjoget ria bersama para sales promotion girl yang berjumlah 15 orang ini..

Para penggede2 thoriqoh semakin melongo melihat mursyid mereka berjoget dan bersenda gurau dengan para sales promotion girl yang rata – rata cantik dan seksi ini, Wali Paidi hanya tersenyum melihat tingkah dan gaya mas kiai mursyid, Wali Paidi melihat diantara sales promotion girl ini ada satu yang wajahnya sangat mirip dengan mulan jameela…Wali Paidi hanya membathin

“ ada – ada aja mas kiai mursyid ini..”

Tiba –tiba mas kiai mursyid ini turun dari panggung mini dan menghampiri wali paidi, selanjutnya menggandeng tangan wali paidi, ditarik ikut dan diajak joget diatas panggung mini dan mas kiai mursyid ini menggandengkan Wali Paidi dengan cewek yang wajahnya mirip dengan mulan jameela itu

Ketika Wali Paidi memegang tangan cewek yang sangat mirip mulan jameela ini detak dzikir jantung Wali Paidi semakin kencang, dari tangan cewek ini terdengar kalimat “ ya..latief…ya latief…ya..latief…”
Dan dari paha dan pantat sicewek keluar kalimat “ ya…jamal…ya..jamal…”
dari seluruh anggota badan si cewek ini mengeluarkan kalimat2 asmaul husna…

Wali Paidi seakan berjoget ditaman surga, music dan suasana berubah seperti di surga, bunga – bunga yang indah bermunculan disekitar taman harum semerbak mewangi…Wali Paidi berjoget berputar putar mengikuti alunan music yang begitu indah….

Wali Paidi baru tersadar ketika mendengar suara mas kiai mursyid “ wes kang…ayo balik ke dunia lagi, jangan disurga terus…ini acara jualan onderdil belum selesei…hehehe…..,,,,,,
Posting Komentar