Sabtu, 21 Februari 2015

CARA BETERNAK LELE ORGANIK MURAH MELIMPAH

Beternak lele dengan pakan organik lebih murah dan hemat dibanding dengan membeli pakan / pelet dari toko selain harganya mahal semakin hari juga harganya terus mengalami kenaikan sehingga peternak jarang sekali mendapat untung dan akhirnya malas bahkan banyak yang gulung tikar.
Untuk itu kami ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang beternak lele organik tanpa beli pakan / pelet dengan biaya yang lelatif murah dan terjangkau hasilnya tidak kalah dengan beternak lele dengan cara biasa. Oke mari kita mulai pembahasan tentang ternak lele pakan organik.
Hal yang harus diperhatikan :
a)      Lingkungan sebaiknya termasuk daerah cukup panas (suhu 24-33 0C)
b)      Suhu air malam minimal 24 0C dan siang maksimal 33 0C
c)      Sebaiknya tetap ada air keluar dan masuk walau hanya kecil
d)     Pastikan benih benar-benar sehat, jika membeli dari orang lain pastikan kita tahu seperti apa perlakuan sebelumnya (lebih baik)
e)      Pemberian probiotik / jamu-jamuan akan sangat baik jika diberikan rutin setiap semingu sekali ke kolam
Persiapan Kolam:
a)      Untuk 1m2 benih 100-200 ekor
b)      Tinggi kolam 80-100 cm
c)      Buat pembuangan air dengan variasi pembuangan 30cm, 50 cm dan 70 cm
Buat Plankton:
1.         Untuk 1m2 cukup kotoran hewan ½ kg (kambing/sapi/ayam), yg paling bagus kohe ayam
2.         Tanah subur sebanyak kotoran hewan
3.         Sayuran / buah2an busuk/ afkir sama banyaknya dengan kotoran hewan sebaiknya di haluskan terlebih dahulu (blender)
4.         Campurseluruh bahan di atas secara merata kemudian siram dengan ROTER sebanyak ½ liter yang sudah ditambahkan gula ¼ kg
5.         Tebarkan di dasar kolam, kemudian rendam dengan ketinggian air 2-3 cm
6.         Biarkanselama 2 minggu sampai air kolam berubah menjadi cokalt kehijauhijauan.
7.         Jika sudah spt no. 6 tambah air kolam setinggi 25 – 30 cm
PersiapanBenih :
1.      Ambil wadah (ember/Waskom) 3 buah, wadah pertama isi dengan air 10 liter ditambah formalin 10 mg atau alcohol 70% 100 ml, wadahkeduaisi air 10 liter dan tambahkan ROTER 10 tutup ygs udah diberi gula 3-4 sendok, wadah ketiga isi dengan air bawaanya benih separuhw adahnya.
2.      Pertama masukan benih lele ke wadah pertama selama 2-3menit, kemudian masukan ke wadah kedua selama 3-5 menit, selanjutnya masukan ke wadah ketiga
3.      Sewaktu di wadah air ketiga isikan segayung segayung air dari kolam ygs udah dipersiapkan sebelumnya, lakukanselang 3-5menitsetiappengisian, lakukan sampai isi wadah luber dan airnya keluar
4.      Setelah 30 menit – 1 jam baru masukan benih lele tsb ke kolam dengan perlahan pada sore hari.
Cara PemberianPakan :
1.      Hari 1 – 10 beripakandaricampuranPelet 781 30%, dedakhalus 35% danampastahukering 35% dan ROTER 10 tutup (untukbahan 1 kwintal)
2.      Berikanpakanpagi jam 9, sore jam 4-5, malam jam 7-8
3.      Pemberianpakancukup 3-5% dari total bobotbenihlele
4.      Harike 11 – 30 komposisi pakan masih sama hanya saja pellet 781 ganti dengan pellet 782, pemberianpakan 5% dari total bobot lele sehari 3 kali
5.      Harike 31 – 45 komposisi pakan 30% pellet 782, 20% kepala ayam, 25% dedak halus, 25% ampas tahukering. Berikan 10% dari total bobot lele sehari 3 kali
6.      Kepala ayam direbus sampai matang kemudian giling sampai halus kemudian campurkan dengan bahan spt di no 5 (untuk 1 kwintal larutan ROTER 10 tutup)
Pemeliharaan :
1.      Sebaiknya jika musim hujan kolam dinaungi dengan plastic bening, sehingga air hujan tidak masuk ke kolam.
2.      Sebaiknya air masukantetapterjaga (untuk kolam ukuran 6×8 m besar pipa cukup 1” -1.5”)
3.      Berikan Potongan bambu/pipa ½ m atau 1 m untuk tempat berlindungnya lele banyaknya disesuaikan dengan kolam
4.      Jika ada akan lebih baik jika diberikan eceng gondok sepertiga dari luas kolam.
5.      Apabila lele menunjukkan tanda-tanda sakit, harus dikontrol faktor penyebabnya, kemudian kondisi tersebut harus segera diubah, misalnya :
Ø  Bila suhu terlalu tinggi, kolam diberi peneduh sementara dan air diganti dengan yang suhunya lebih dingin.
Ø  Bila pH terlalu rendah, diberi larutan kapur 10 gram/100 l air.
Ø  Bila kandungan gas-gas beracun (H2S, CO2), maka air harus segera diganti.
Ø  Bila makanan kurang, harus ditambah dosis makanannya.

SELAMAT BERKARYA UNTUK INDONESIA

 sumber : ajibb
Posting Komentar